Loading Event

Past Event

Event Search and Views Navigation

Maret 2018

International Workshop on Rural Development and Transmigration Studies

Maret 2 @ 08:30 - 17:00
IPB International Convention Center, Botani Square Lt. 2, Jl. Pajajaran Raya
Bogor, Jawa Barat 16127 Indonesia
+ Google Map

Transmigrasi merupakan suatu program yang telah ada di Indonesia sejak tahun 1905. Pada awalnya, pogram ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menciptakan keseimbangan penyebaran penduduk, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan pendapatan. Dalam pelaksanaannya, sejak tahun 1950 program transmigrasi di Indonesia telah memindahkan lebih dari 7,6 juta penduduk miskin dari pulau-pulau padat penduduk seperti Jawa, Bali, dan Madura ke pulau-pulau lain seperti Sumatera, Sulawesi, Maluku, Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga Papua, dan Timor. Secara formal-normatif, tujuan transmigrasi adalah untuk mengurangi tekanan penduduk di pulau-pulau asal transmigran, mengurangi kemiskinan, dan merangsang pembangunan ekonomi pulau-pulau luar. Meskipun telah terjadi pertumbuhan ekonomi dan terciptanya ekonomi yang dinamis serta perubahan di pulau-pulau di luar Jawa, namun saat ini hampir tidak ada penelitian yang dipublikasikan dalam bahasa Inggris mengenai status terkini dan dampak pemukiman transmigrasi yang telah berlangsung cukup lama. Penelitian yang ada selama ini adalah mengenai masyarakat yang dipindahkan (resettled communities) yang cenderung berfokus pada kajian tentang pendapatan dan mata pencaharian sebagai indikator keberlanjutan rumah tangga dan masyarakat. Sejak tahun 2013, telah dilaksanakan kerjasama penelitian antara peneliti-peneliti Kyoto University, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Jambi (KU-IPB-UJ) yang berkoordinasi dengan Kementerian Desa, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal. Penelitian yang dilakukan berfokus tentang kondisi terkini kawasan eks-transmigrasi di beberapa lokasi di Jambi dan Sumatera Barat. Dalam penelitian multidisiplin ini, fokus penelitian dilakukan pada enam kawasan transmigrasi dan beberapa komunitas masyarakat adat sekitarnya di provinsi Jambi dan Sumatera Barat untuk dikaji ketahanan rumah tangga dan masyarakat berdasarkan pendekatan mata pencaharian yang berkelanjutan (SLA). Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W-LPPM) IPB bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kyoto University dan Universitas Jambi menyelenggarakan workshop satu hari untuk mendiskusikan dan mendiseminasikan hasil-hasil penelitian/kajian terkait dengan kondisi dan permasalahan yang dihadapi oleh kawasan-kawasan transmigrasi di Indonesia khususnya di Provinsi Jambi dan Sumatera Barat. Workshop akan dilaksanakan pada hari Jumat, 2 Maret 2018 di IPB International Convention Center, Bogor. Hasil diskusi pada workshop ini juga diharapkan dapat merekomendasikan strategi kebijakan untuk pengembangan kawasan ex-transmigrasi yang berkelanjutan serta melahirkan konsep-konsep atau pengembangan model-model transmigrasi di masa depan.

Ketahui lebih lanjut »

Penentuan Kebutuhan Hutan Tetap Lestari Untuk Mendukung Pencapian SDG’S

Maret 9 @ 13:30 - 17:00
Aula Ahmad Baehaqie, P4W LPPM IPB, Kampus IPB Baranang Siang. Jl. Raya Pajajaran Bogor 16124, Jawa Barat, Indonesia
Bogor, West java 16127 Indonesia

Penentuan kawasan hutan tetap lestari harus mempertimbangkan pendekatan dan penajaman fungsi-fungsi ekologis dan telaah daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (DDTLH) sebagaiman termaksud dalam RPPLH, dengan konfigurasi perencanaan kehutanan khususnya terhadap “Ketercukupan Luas Kawasan Hutan”. Kebijakan, strategis dan arahan pemanfaatan dan perlindungan lingkungan dalam rencana kawasan hutan tetap lestari tersebut memuat secara proporsional terhadap alokasi dan kebutuhan untuk fungsi perlindungan dan fungsi produksi, melalui pengelolaan kawasan hutan ditingkat tapak/petak

Ketahui lebih lanjut »

Diskusi Tentang Desa (Seri 2)

Maret 29 @ 13:00 - 16:00
Ruang Divisi Community Development, P4W LPPM IPB, Jl. Raya Pajajaran
Bogor City, West Java 16127 Indonesia
Ketahui lebih lanjut »

April 2018

Workshop: Urban Growth Modelling using Cellular Automata Approach

April 9 @ 09:00 - 11:30
Aula Ahmad Baehaqie, P4W LPPM IPB, Kampus IPB Baranang Siang. Jl. Raya Pajajaran Bogor 16124, Jawa Barat, Indonesia
Bogor, West java 16127 Indonesia

Workshop Urban Growth Modelling using Cellular Automata Approach held before The second Jabodetabek discussion series in 2018 on April 9 at CRESTPENT-IPB. This event will be divided into three parts. First will explain about "Introduction to dynamic modeling and cellular automata (CA)". Second will explain about "Data preparation (provided) Various tools for CA. NetLogo 5.3.1 installation". Third will explain "Familiarity with the NetLogo panel, help forums, and basic codes. (No coding knowledge required)."

Ketahui lebih lanjut »

Jabodetabek Discussion Series in 2018

April 9 @ 12:30 - 17:00
Aula Ahmad Baehaqie, P4W LPPM IPB, Kampus IPB Baranang Siang. Jl. Raya Pajajaran Bogor 16124, Jawa Barat, Indonesia
Bogor, West java 16127 Indonesia
Discussion Series Jabodetabek

The second Jabodetabek discussion series in 2018 will be held on April 9 at CRESTPENT-IPB. This upcoming event offers three sessions of knowledge sharing including the morning workshop on "Urban Growth Modelling Using Cellular Automata Approach" by Dr. Agung Wahyudi (The University of Queensland). In the afternoon session, he will continue the discussion of his research entitled "Modelling Developers` Economic Behaviour Using Agent-Based Modelling Approach with The Case Study of Urban Growth of Jakarta Metropolitan Area, Indonesia". The last session will be delivered by Dr. Didit Okta Pribadi with the topic entitled "Urban Agriculture as an Alternative Policy for Management of Desakota Regions".

Ketahui lebih lanjut »

Agustus 2018

The 6th International Conference of Jabodetabek Study Forum

Agustus 29 - Agustus 30
IPB International Convention Center, Botani Square Lt. 2, Jl. Pajajaran Raya
Bogor, Jawa Barat 16127 Indonesia
the 6th Jabodetabek study forum

The development of megacities, particularly in Asia, has come to new challenges as population growth and physical expansion have occurred at unprecedented scale. Besides urban population which is predicted surpassing the rural population in the near future (UNDP, 2014), the expansion of urban fabric has been extended toward small-middle cities, towns, rural zones, and even natural protected areas over coastal, lowland, and upland areas (Elmqvist et al., 2013). This leads to number of consequences that never been faced before either at the local or global level. At the global level, the expanding megacities has escalated emission, pollutant, waste, land use changes, etc. that considerably contribute to global climate change. On the other hand, continuing accumulation of people, infrastructures, and investment have risked regional and global economy as nowadays they are getting exposed to rising natural hazards such as flood, drought, landslides, etc. At the local level, common urban issues such as rural-urban migration, urban poverty, urban informality, congestion, gentrification, criminality, and environmental degradation are getting harder to be handled due to their increasing magnitude.

Ketahui lebih lanjut »

November 2018

Diskusi Terbatas: Daya Dukung Pulau Kalimantan

November 8 @ 08:00 - 13:00
Aula Ahmad Baehaqie, P4W LPPM IPB, Kampus IPB Baranang Siang. Jl. Raya Pajajaran Bogor 16124, Jawa Barat, Indonesia
Bogor, West java 16127 Indonesia
Ketahui lebih lanjut »
+ Export Events