Workshop Pengembangan Modul Evaluasi Ex-Ante RPJMD Provinsi

paparan-ernan-rustiadi

Kepala P4W – LPPM IPB Ernan Rustiadi saat memaparkan  bagian modul evaluasi ex-ante RPJMD Provinsi di Hotel Santika, Pangkal Pinang, Kamis (2/3/2017).

Pangkal Pinang, Kamis (2/3/2017) – Kementrian PPN/Bappenas bekerjasama dengan Knowledge Sector Ininitive (KSI) dan  Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W) LPPM IPB melaksanakan workshop “Modul Evaluasi Ex-ante RPJMD Provinsi” yang diselenggarakan pada 1-3 Maret 2017 yang dihadiri oleh sejumlah SKPD Provinsi di Bangka Belitung. Workshop ini adalah rangkaian acara workshop yang diselenggarakan sebagai ujicoba terhadap dua buah modul evaluasi ex-ante yaitu modul untuk dokumen RPJMD Provinsi dan modul untuk dokumen RPJMD Kabupaten yang disusun oleh Bappenas bersama P4W-LPPM IPB. Dimana workshop untuk modul evaluasi dokumen RPJMD Kabupaten akan dilaksanakan pada 6-8 Maret 2017 di Semarang.

Evaluasi ex-ante RPJMD adalah evaluasi terhadap dokumen RPJMD sebelum dokumen tersebut ditetapkan sebagai Perda. Modul yang dibuat merupakan penyempurnaan dari modul sebelumnya yang menambahkan tools evaluasi terhadap Surat Edaran Bersama (SEB) Mendagri dan Menteri PPN/Kepala Bappenas serta Pengintegrasian KLHS dalam RPJMD. Modul dipaparkan oleh empat narasumber dari Bappenas yakni Zaenal Arifin, Muhammad Nassir, Alex Oxtavianus dan Ernan Rustiadi dari P4W- LPPM IPB. Modul evaluasi terdiri dari Evaluasi intra dokumen yang mengevaluasi konsistensi antar bab dalam dokumen RPJM dan antar dokumen yang mencakup Penyelarasan terhadap RPJMN, RPJPD, RTRW dan KLHS. Ernan Rustiadi memaparkan penyelarasan antara RPJMD dengan RTRW dan pengintegrasian KLHS dalam RPJMD.

Dalam acara workshop, dilaksanakan juga ujicoba studi kasus untuk menguji penggunaan tools dalam modul menggunakan RPJMD Provinsi Bangka Belitung tahun lalu sebagai contoh kasus. Dimana para peserta dibagi kedalam beberapa kelompok bahasan dan berdiskusi untuk mencoba mengevalusi dokumen RPJMD-nya.

fasilitasi1
fasilitasi2

Fasilitasi oleh tim P4W-LPPM IPB dan tim Bappenas dalam diskusi kelompok (2/3/2017).

Diharapkan dalam acara workshop ini para peserta dapat berinteraksi dengan modul dan memberikan masukan perbaikan terhadap modul yang telah disusun. Dimana masukan dari para peserta akan digunakan agar modul lebih applicable ketika digunakan sebagai tools oleh evaluator dalam mengevaluasi dokumen RPJMD Provinsi maupun Kabupaten. Diharapkan dengan tools ini dokumen RPJMD yang disusun oleh pemerintah provinsi dan kabupaten di Indonesia bisa lebih berkualitas.

label, , , ,

About the author